Optimalkan Kapasitas, 6 CPNS KPU Pamekasan Paparkan Rancangan Aktualisasi Latsar
PAMEKASAN – Sebanyak enam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan memasuki babak penting dalam masa orientasi mereka. Pada Sabtu (28/2/2026), mereka secara resmi mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi sebagai bagian dari rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tahun 2026.
Seminar ini bertujuan untuk menguji sejauh mana para abdi negara muda ini mampu mengidentifikasi isu strategis di satuan kerja dan memberikan solusi inovatif melalui rancangan program yang akan diimplementasikan selama masa habituasi.
Pendampingan Langsung dari Mentor Internal
Dalam proses pemaparan tersebut, para peserta didampingi langsung oleh mentor berpengalaman dari internal KPU Pamekasan. Kehadiran mentor sangat krusial untuk memastikan bahwa gagasan yang diangkat oleh CPNS relevan dengan kebutuhan organisasi dan dapat dilaksanakan secara teknis.
Dua pejabat struktural KPU Pamekasan yang turun langsung menjadi mentor dalam kegiatan ini adalah:
-
Yuda, selaku Kasubbag Partisipasi Hubungan Masyarakat (Parhubmas) dan SDM.
-
Hari Mulyono, selaku Plt Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik.
Fokus pada Optimalisasi Kemampuan
Tema besar dalam seminar kali ini adalah Optimalisasi Kemampuan CPNS dalam mendukung kinerja lembaga penyelenggara pemilu. Keenam CPNS tersebut mempresentasikan berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi pengarsipan, peningkatan layanan informasi publik, hingga manajemen logistik yang lebih efisien.
"Seminar rancangan aktualisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata bagi para CPNS untuk menunjukkan kontribusi positifnya bagi KPU Pamekasan. Kami berharap inovasi yang mereka susun dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas lembaga," ujar Yuda di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Hari Mulyono menekankan pentingnya kedisiplinan dan pemahaman mendalam terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di masing-masing subbagian. Pendampingan ini diharapkan mampu mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sigap dalam bekerja di lapangan.
Langkah Selanjutnya
Setelah seminar rancangan ini selesai, keenam CPNS tersebut akan memasuki masa habituasi (praktek lapangan) untuk merealisasikan ide-ide mereka sebelum akhirnya dievaluasi kembali dalam seminar hasil aktualisasi mendatang.