Fokus pada Akurasi: KPU Pamekasan Tuntaskan Hari Kedua Rakor Persiapan PDPB 2026 di Surabaya
SURABAYA – Memasuki hari kedua, Kamis (5 Maret 2026), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan kembali mengikuti rangkaian intensif Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026. Bertempat di Aula KPU Provinsi Jawa Timur, agenda hari ini merupakan fase krusial dalam membedah teknis eksekusi data hasil sinkronisasi Triwulan I.
Sesuai dengan amanat PKPU Nomor 1 Tahun 2025, Rakor hari kedua ini menitikberatkan pada mekanisme operasional di lapangan agar data pemilih tidak hanya sekadar angka, melainkan cerminan riil hak pilih masyarakat.
Sesi Pagi: Membedah Mekanisme Coktas
Pada sesi pertama, pembahasan berfokus pada instrumen teknis yang akan menjadi panduan kerja KPU di tingkat kabupaten. Poin-poin utama yang dibahas meliputi:
-
Tindak Lanjut Sinkronisasi: Menentukan langkah konkret pasca-penerimaan data turunan dari KPU RI agar proses PDPB Triwulan I berjalan sistematis.
-
Klasifikasi Data: Memetakan kategori data pemilih (seperti pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat/TMS, atau perubahan elemen data).
-
Kategori Coktas: Pendalaman mengenai variabel apa saja yang akan masuk dalam skema Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) guna memastikan validitas data yang dianggap anomali.
-
Diskusi Interaktif: Sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, di mana KPU Pamekasan turut aktif berkonsultasi mengenai tantangan geografis dan administratif dalam pemutakhiran data.
Sesi Siang: Kesiapan Regulasi dan Rekapitulasi
Setelah jeda istirahat, agenda dilanjutkan dengan materi yang lebih bersifat administratif dan regulatif untuk memastikan kepatuhan hukum.
-
Penguatan Regulasi: Pembahasan payung hukum terkait tata cara rekapitulasi agar selaras dengan standar nasional.
-
Persiapan Rekapitulasi Triwulan I: Simulasi dan persiapan penyusunan berita acara rekapitulasi PDPB untuk periode Januari–Maret 2026.
-
Finalisasi Strategi: Penajaman alur kerja sebelum tim kembali ke daerah masing-masing.
"Data pemilih bersifat dinamis. Melalui Rakor hari kedua ini, kami di KPU Pamekasan kini memiliki peta jalan yang lebih jelas untuk melakukan verifikasi, terutama dalam mengklasifikasikan data hasil sinkronisasi agar hasil akhirnya benar-benar akuntabel," ujar Mohammad Halili Anggota KPU Pamekasan.
Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, KPU Pamekasan siap mengimplementasikan hasil koordinasi demi mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas dan terpercaya di Bumi Gerbang Salam.