KPU Pamekasan Gelar Apel Pagi Rutin: Tekankan Kedisiplinan dan Kewaspadaan Kesehatan
PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan kembali menyelenggarakan apel pagi rutin di lingkungan Sekretariat KPU Pamekasan pada Senin (2/2/2026). Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf sebagai bentuk konsolidasi internal. Pesan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Bertindak sebagai Pembina Apel, Anggota KPU Pamekasan Divisi Hukum dan Pengawasan, Hanafi, SH, MH, memberikan amanat penting terkait etos kerja. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan formal, melainkan pondasi dalam kehidupan sehari-hari yang berdampak langsung pada kualitas kerja. "Setiap individu di lingkungan KPU Pamekasan harus memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap institusi. Integritas kita dimulai dari kedisiplinan yang kita terapkan setiap hari," tegas Hanafi dalam arahannya. Waspada Ancaman Virus Baru Selain aspek kedisiplinan, Hanafi juga memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan global yang tengah berkembang. Mengingat adanya laporan mengenai maraknya penyebaran virus baru yang bermula dari negara India, beliau menghimbau seluruh staf untuk tidak lengah. Beberapa poin utama yang disampaikan terkait kesehatan antara lain: Menjaga Kondisi Fisik: Seluruh pegawai diminta menjaga imunitas melalui pola makan dan istirahat yang cukup. Protokol Kesehatan: Tetap waspada dan menjalankan langkah-langkah pencegahan di lingkungan kantor. Kesiapan Kerja: Kesehatan yang prima adalah modal utama dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan yang padat. Rutin Sebagai Sarana Koordinasi Kegiatan apel Senin pagi ini merupakan agenda tetap KPU Pamekasan untuk memastikan seluruh personil siap menjalankan tugas selama satu minggu ke depan. Dengan adanya arahan langsung dari pimpinan, diharapkan sinergi antar divisi tetap terjaga demi kelancaran administrasi dan tahapan pemilu di Kabupaten Pamekasan. ....
Tingkatkan Kompetensi, CPNS KPU Pamekasan Resmi Ikuti Pembukaan Latsar Golongan III Tahun 2026
PAMEKASAN – Sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan resmi memulai babak baru dalam perjalanan karier birokrasi mereka. Bertempat di kantor KPU Pamekasan, para peserta mengikuti prosesi pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III KPU Provinsi Jawa Timur secara daring melalui platform Zoom Meeting, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penugasan resmi bagi CPNS untuk mengikuti seluruh rangkaian pengarahan program dan pendalaman materi yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Transisi dari MOOC ke Distance Learning Sebelum memasuki tahapan hari ini, para peserta telah berhasil menyelesaikan fase Massive Open Online Course (MOOC) secara mandiri. Tahapan tersebut menjadi fondasi awal sebelum mereka dipertemukan dalam ruang kelas virtual. Mulai hari ini, para peserta memasuki fase Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Metode ini dirancang untuk menguji ketangkasan peserta dalam menyerap materi secara interaktif meskipun terpisah jarak fisik sampai dengan 28 Februari 2026. Rincian Jadwal Pelaksanaan Berdasarkan agenda resmi, Latsar CPNS KPU Jatim Angkatan III ini akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dengan rincian sebagai berikut: Tanggal Mulai: 2 Februari 2026 Tanggal Berakhir: 25 April 2026 Metode: Daring (Full Online/Zoom Meeting) Peserta: CPNS Golongan III KPU se-Jawa Timur (Termasuk KPU Pamekasan) Fokus Utama Pelatihan Selama masa pelatihan, para CPNS akan dibekali dengan penguatan nilai-nilai dasar ASN yakni BerAKHLAK, serta pemahaman mendalam mengenai tata kelola kepemiluan. Hal ini krusial mengingat peran strategis mereka dalam menjaga integritas demokrasi di wilayah Jawa Timur. "Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kawah candradimuka bagi CPNS untuk membentuk karakter yang disiplin, inovatif, dan berintegritas tinggi dalam melayani masyarakat," ujar salah satu perwakilan pimpinan dalam arahannya via Zoom. Dengan dimulainya Latsar ini, KPU Pamekasan berharap seluruh delegasi CPNS dapat mengikuti proses belajar dengan maksimal dan mengimplementasikan ilmu yang didapat demi kemajuan organisasi di masa depan. ....
KPU Pamekasan Perkuat Akuntabilitas Melalui Rakor Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Terintegrasi 2026
PAMEKASAN – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Tahun 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari ini, Jumat (30/01/2026). Kegiatan ini diikuti secara khidmat oleh seluruh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) dan seluruh Staf Teknis dan Hukum di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Pamekasan. Landasan Regulasi dan Penguatan Internal Pelaksanaan penilaian mandiri ini didasarkan pada dua regulasi utama: Peraturan BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Keputusan KPU Nomor 981 Tahun 2025 tentang Pedoman Teknis Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi di lingkungan KPU hingga tingkat Kabupaten/Kota. Jalannya Acara Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI. Dalam arahannya, ditekankan bahwa SPIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi untuk memitigasi risiko di setiap tahapan penyelenggaraan pemilu maupun pengelolaan anggaran. Sesi inti menghadirkan narasumber ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara mendalam mengenai: Mekanisme penilaian mandiri (Self Assessment) oleh unit kerja. Parameter penilaian yang mencakup penetapan tujuan, struktur, dan proses. Pentingnya integrasi data antara kinerja dan pengendalian intern. Fokus Penilaian Tahun 2026 Memasuki tahun 2026, KPU dituntut untuk mencapai level maturitas yang lebih tinggi. Pemaparan materi dilanjutkan dengan simulasi teknis bagi para operator SPIP agar mampu mengunggah bukti dukung (eviden) yang akurat sesuai dengan pedoman teknis terbaru. Dengan mengikuti rakor ini, KPU Pamekasan berkomitmen untuk terus meningkatkan skor maturitas SPIP sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada publik dalam menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu. ....
Monitor MOOC Latsar CPNS 2026, Miftahur Rozaq Berikan Pengarahan di KPU Pamekasan
PAMEKASAN – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur, Miftahur Rozaq, melakukan kunjungan kerja ke Kantor KPU Kabupaten Pamekasan pada Jumat (30/1/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Massive Open Online Course (MOOC) Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor KPU Pamekasan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Pamekasan, jajaran sekretariat, serta 6 orang CPNS formasi tahun 2024 yang sedang menjalani masa pelatihan. Sambutan Hangat Ketua KPU Pamekasan Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Pamekasan, Mahdi. Dalam penyampaiannya, Mahdi mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Miftahur Rozaq di Bumi Gerbang Salam. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Rozaq. Kehadiran beliau merupakan motivasi besar bagi kami di daerah, terutama bagi rekan-rekan CPNS yang sedang menempuh tahapan Latsar, agar tetap fokus dan maksimal dalam menjalankan tugas," ujar Mahdi. Arahan Strategis dan Apresiasi Media Sosial Dalam arahannya, Miftahur Rozaq menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas bagi para CPNS selama mengikuti MOOC. Beliau mengingatkan bahwa Latsar adalah pondasi awal bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KPU untuk memahami regulasi dan etika kerja. Selain memberikan arahan teknis, Rozaq juga memberikan pujian terhadap performa komunikasi publik KPU Pamekasan. Beliau mengapresiasi pengelolaan media sosial KPU Pamekasan yang dinilai sangat aktif dan variatif. "Konten media sosial KPU Pamekasan sudah bagus, informasinya tidak monoton dan selalu update. Hal ini sangat penting agar masyarakat tidak merasa jenuh dalam menerima informasi kepemiluan," ungkap Rozaq. Interaksi dengan CPNS Suasana menjadi lebih hangat saat Rozaq meminta ke-6 CPNS KPU Pamekasan untuk memperkenalkan diri satu persatu. Tidak hanya sekadar berkenalan, ia juga membuka ruang diskusi mengenai kendala-kendala yang dihadapi selama mengikuti pelatihan daring (online). Beberapa poin yang dibahas dalam sesi diskusi tersebut antara lain: Stabilitas jaringan dalam mengakses platform MOOC. Manajemen waktu antara pekerjaan kantor dan modul pelatihan. Pemahaman substansi materi pelatihan yang berbasis mandiri. Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja serta kualitas SDM di lingkungan KPU Kabupaten Pamekasan demi menyukseskan tahapan-tahapan pemilu mendatang. ....
Jaga Kebersihan Lingkungan, KPU Pamekasan Gelar Giat Jumat Sehat di Area Kantor
PAMEKASAN – Mengawali penghujung bulan Januari dengan semangat produktif, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan melaksanakan kegiatan kerja bakti lingkungan pada Jumat pagi (30/01/2026). Kegiatan rutin yang dikenal dengan tajuk "Jumat Sehat" ini difokuskan pada pembersihan area halaman kantor yang cukup luas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Pamekasan, Bapak Mahdi, S.Pd.I. Dengan mengenakan pakaian olahraga, seluruh staf dan anggota KPU tampak bahu-membahu menyisir setiap sudut halaman kantor guna memastikan lingkungan kerja tetap asri dan nyaman. Taklukkan Semak Belukar di Halaman Luas Kondisi halaman kantor KPU Pamekasan yang tergolong luas menjadi tantangan tersendiri bagi para personel. Beberapa titik yang jarang terjamah sempat ditumbuhi semak belukar yang cukup rimbun dan sulit dibersihkan. Namun, dengan semangat gotong royong, area-area sulit tersebut berhasil ditangani. Bapak Mahdi tampak terjun langsung memberikan arahan sekaligus ikut serta dalam aksi bersih-bersih tersebut. "Lingkungan yang bersih adalah cerminan kesiapan kita dalam melayani. Melalui 'Jumat Sehat' ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap institusi melalui gotong royong," ujar Mahdi di sela-sela kegiatan. Hangatnya Kebersamaan: Makan Bersama Usai Lelah Setelah berjibaku dengan rumput dan semak belukar sejak pagi hari, kegiatan kerja bakti ini ditutup dengan momen yang paling dinantikan. Seluruh jajaran KPU Pamekasan berkumpul untuk menikmati makan bersama. Suasana kekeluargaan terasa kental saat rasa lelah setelah bekerja bakti terbayar dengan hidangan yang dinikmati bersama-sama. Momen santap siang ini menjadi ajang konsolidasi santai antarstaf guna mempererat tali silaturahmi sebelum kembali melanjutkan tugas-tugas kepemiluan. Dengan kantor yang kini lebih bersih dan rapi, KPU Pamekasan siap menyambut agenda-agenda penting kedepan dengan energi yang lebih positif. ....
KPU Pamekasan Hadiri Pelantikan BEM FIA UNIRA serta Dialog Publik : Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD
PAMEKASAN – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih Parmas & SDM), Moh. Amiruddin, menghadiri undangan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Madura (UNIRA) periode 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi seremonial regenerasi kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga dilanjutkan dengan Dialog Publik yang membedah isu dalam tatanan politik nasional. Debat Relevansi Pilkada: Kemajuan atau Kemunduran? Dalam sesi dialog publik, panitia mengangkat tema yang cukup provokatif dan relevan: “Menakar relevansi wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD: kemajuan demokrasi atau kemunduran kedaulatan rakyat.” Selain Moh. Amiruddin dari KPU Pamekasan, forum ini juga menghadirkan Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus, sebagai narasumber pendamping untuk memberikan perspektif dari sisi pengawasan pemilu. Poin Utama Diskusi Dalam penyampaiannya, Moh. Amiruddin menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial sekaligus agen edukasi politik bagi masyarakat. Beberapa poin yang mengemuka dalam dialog tersebut antara lain: Partisipasi Masyarakat: Bagaimana mekanisme pemilihan (langsung vs DPRD) berdampak pada tingkat partisipasi dan kedekatan emosional antara pemimpin dengan konstituen. Kedaulatan Rakyat: Menguji apakah kembalinya pemilihan melalui DPRD akan mencederai hak konstitusional rakyat yang telah terbiasa memilih secara langsung sejak era reformasi. Efisiensi vs Demokrasi: Menimbang argumen efisiensi anggaran negara jika Pilkada dikembalikan ke DPRD dibandingkan dengan nilai-nilai demokrasi partisipatif. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk apresiasi terhadap daya kritis mahasiswa UNIRA. Diskusi seperti ini penting untuk memberikan cakrawala baru bagi pemilih muda dalam memahami arah demokrasi kita ke depan,” ujar Amiruddin di sela-sela acara. Sinergi Penyelenggara Pemilu Senada dengan KPU, Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus, juga memaparkan potensi kerawanan dan mekanisme pengawasan yang berbeda jika wacana perubahan sistem pemilihan tersebut benar-benar terealisasi di masa depan. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara mahasiswa dan para pimpinan lembaga penyelenggara pemilu tersebut, menandakan tingginya antusiasme intelektual di lingkungan Kampus UNIRA di Lanjut sesi foto bersama. ....